500 Warga Binaan Rutan Jambe Ikuti Skrining Kesehatan

JAMBE – Sedikitnya 500 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Tangerang di wilayah Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, mendapat pemeriksaan skrining HIV, TB dan Penyakit Tidak menular (PTM), Rabu (15/8/2018).
Kegiatan ini dilaksanakan Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang di Masjid Rutan Jambe. Tim sendiri terdiri dari jajaran Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kabupaten Tangerang yang dibantu Tim Medis Puskesmas Jambe, Puskesmas Mauk, Puskesmas Kelapa Dua, Puskesmas Cisoka dan Puskesmas Jalan Emas.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi MARS,  mengakui sebenarnya kegiatan ini sudah sering dilaksanakan timnya di beberapat tempat  yang ada.
“Kegiatan pemeriksaan di rutan, kali ini, dilakukan bertepatan dengan menyambut dan memeriahkan HUT RI,” katanya.
Dalam kegiatan ini, tim kesehatan membantu pemeriksaan skrining kesehatan (pemeriksaan awal kesehatan atau mendeteksi penyakit lebih awal) karena orang yang sehat belum tentu tidak ada penyakitnya.
“Maka dengan adanya skrining ini, akan diketahui ada atau tidaknya penyakit di badan orang yang diperiksa,” ungkap dr Hendra Tarmizi MARS. 
Kegiatan inipun sebagai salah-satu upaya pencegahan penyakit menular agar bisa lebih awal tertangani. Bila ada warga binaan rutan yang terkena salah-satu penyakit, harus segera ditangani. Hal ini mengingat di dalam lingkungan warga binaan, penghuninya cukup padat, bila tak cepat ditangani dikhawatirkan penyakit menular akan lebih cepat menyebar kepada sesama penghuni.
Sementara Dedi Cahyadi, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Tangerang, mengucapkan terima-kasih kepada Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang telah meluangkan waktu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga binaan rutannya.
Bagi warga binaan, kegiatan ini sebagai salah-satu bentuk kepedulian negara melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terhadap kesehatan mereka. Diharapkan setelah keluar dari rutan, semua warga binaan tetap sehat dan memiliki keterampilan memadai yang telah diberikan oleh negara selama pembinaan.