Puskemas Panongan Gelar ORI Difteri Sejak Awal Agustus

PANONGAN – Puskesmas Panongan sejak awal Agustus 2018 telah melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri Gelombang III di wilayah kerjanya yang dilaksanakan di Puskesmas, Posyandu, TK, SD, SMP, dan SMA, dengan sasaran anak umur 1 tahun sampai remaja usia 19 tahun.
Dalam pelaksanaan program ini, para petugas puskesmas bisa saja melakukan kunjungan rumah untuk mencapai target sasaran sebanyak 41.000 anak dan remaja.
“Pemberian Imunisasi Difteri ini sebagai salah-satu langkah terbaik dalam melakukan pencegahan penyakit Difteri,” kata drg Farah Segeir, Kepala Puskesmas Panongan, Jumat (10/8/2018). Program pemerintah ini sangat tepat dalam mencegah Difteri karena sampai saat ini hanya dengan cara imunisasi dapat dilakukan pencegahan terbaiknya.
Oleh karena itu, diharapkan seluruh elemen masyarakat bisa turut membantu dan mendukung program pemerintah ini agar pencegahan penyakit Difteri bisa benar-benar teratasi.
“Selain itu diharapkan pula masyarakat bisa lebih memperhatikan kesehatan anak-anaknya dengan melaksanakan imunisasi rutin agar anak mereka memiliki kekebalan tubuh dan kesehatannya pun bisa benar-benar terjaga,” kata drg Farah Segeir.
Selain itu, dianjurkannya pula, agar masyarakat juga bisa memulai melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik pada diri sendiri, lingkungan keluarga, maupun lingkungan masyarakatnya.
Lebih lanjut, disampaikan untuk pemberian Vaksin Imunisasi Difteri ada 3 jenis, yaitu: (1) Vaksin DPT-HB-Hib. Vaksin ini diberikan melalui imunisasi dasar pada bayi (di bawah 1 tahun) sebanyak 3 dosis vaksin dengan jarak 1 bulan. Selanjutnya vaksin ini juga diberikan sebagai booster (imunisasi lanjutan) pada anak umur 18 bulan sebanyak 1 dosis. Booster selanjutnnya diberikan pada tahap II dan tahap III.
(2) Vaksin DT. Vaksin ini diberikan sebanyak 1 dosis pada anak sekolah tingkat dasar kelas 1. (3) Vaksin Td. Vaksin ini diberikan pada murid kelas 2 diberikan 1 dosis, kemudian pada murid kelas-5 diberikan 1 dosis vaksin Td.
Diharapkan Kepala Puskesmas Panongan anak-anak sebelum lulus SD sudah dapat menerima 3 kali imunisasi agar daya-tahan tubuhnya bisa lebih kuat.