Tim Dinkes Survai Arena Penthatlon Asian Games 2018

TIGARAKSA – Menyukseskan pelaksanaan Asian Games 2018, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melakukan survai lapangan cabang olahraga Penthatlon terdiri Renang, Anggar, Berkuda, Nembak, dan Lari di kawasan Adria Pratama Mulya (APM), Jl Raya Arya Wangsakara, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Rombongan mendatangi lokasi, Rabu (1/8/2018), terdiri dari 7 dokter dan 22 perawat yang akan ditugaskan di arena itu. Rombongan dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Desiriana Dinardianti MARS untuk mensurvai lapangan agar bisa lebih mengenali lokasi berikut letak Posko Kesehatan  yang disediakan di arena itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mengakui pelaksanaan tugas ini adalah kali pertama bagi jajarannya. “Walaupun tim kesehatan kita hanya sebagai pendamping, namun tugas ini membanggakan karena kita dapat berpartisipasi dalam kegiatan olahraga besar.”
Terlebih lagi, tambahnya, karena lokasi lomba berada di wilayah Kabupaten Tangerang, yang akan berlangsung 31 Agustus-1 September 2018. Pelaksanaan cabang olahraga inipun baru kedua kalinya dilaksanakan dalam Asian Games.
Keterangan diperoleh, dalam cabang Penthatlon, satu atlet diwajibkan melaksanakan 5 cabang olahraga dengan jeda waktu istirahat 1 jam. Setelah melaksanakan satu cabang olahraga, seperti pertama Renang 200 Meter Gaya Bebas, istirahat 1 jam lalu bertanding anggar, istirahat lagi kemudian Berkuda Show Jumping (Lompat Halang Rintangan) dengan 15 rintangan bervariasi tinggi halang 100-120 cm.
Istirahat, selanjutnya Menembak dan Lari Lintasan 3,2 Km, yang keduanya disatukan dalam lomba yang terbagi menjadi 4 round.
Lomba ini satu-kesatuan, pertama para atlit menembak dengan jarak 10 meter dengan menggunakan laser, setelah mengenai target lalu lari 800 meter, kemudian berhenti menembak kembali dengan jarak yang sama, lalu lari lagi sampai 4 round, jadi total masing masing atlit menembak 5 x dan berlari 4 round (putaran).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memaparkan dalam pelaksanaan tugas Asian Games, Tim Kesehatan Kabupaten Tangerang memang hanya melakukan pendampingan karena untuk masing-masing negara sudah mempunya tim medisnya sendiri untuk para atlit mereka.
“Namun bila ada penonton yang membutuhkan pertolongan kesehatan, baru Tim Kesehatan Kabupaten Tangerang yang bergerak menanganinya,” urai dr Desiriana Dinardianti MARS.
Untuk itu, kepala dinas berharap kepada Tim Kesehatan Kabupaten Tangerang yang mendapatkan tugas agar bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Jangan pernah meninggalkan tempat tugas yang telah ditentukan oleh koordinator.”