Puskesmas Cikupa Gencarkan Sosialisasi & Pemeriksaan IVA

CIKUPA – Berhasil meraih gelar Juara I Lomba IVA Test Tingkat Provinsi Banten, kini jajaran Puskesmas Cikupa menggencarkan Sosialisasi dan Pemeriksaan IVA bagi wanita usia subur (WUS) di 10 desa dan kelurahan se-Kecamatan Cikupa.

Program ini dimaksudkan untuk bisa menjaring sebanyak-banyaknya dari perkiraan 6.000-an WUS yang ada di wilayah kerjanya. Jumlah WUS ini  relatif besar, sebab itu jajaran Puskesmas Cikupa menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dan memprogram pemeriksaan IVA di setiap Jumat dalam sepekannya.

Rasa optimis pun muncul karena puskesmas mendapat bantuan dari para kader kesehatan di lapangan yang terus melakukan sosialisasi serta mengajak WUS untuk melakukan IVA Test agar bisa terdeksi secara dini apakah terjangkit kanker servic atau tidak.

Bidan Hj Iis Sumiati S.Sit, Pemegang Program IVA Puskesmas Cikupa, JUmat (6/7/2018), mengakui pencapaian target IVA Test di tahun 2017 sudah tercapai dengan jumlah 1.000 lebih WUS. Di tahun ini, sampai Maret 2018 tercatat sudah 149 WUS yang mengikuti IVA Test. “Mudah-mudahan di tahun ini bisa terlayani 1.500 WUS yang memeriksakan IVA.”

Diakui semakin hari memang semakin banyak para WUS menyadari tentang bahaya Kanker Servic, sehingga mereka menganggap penting melakukan pemeriksaan sejak dini.

Saat pemeriksaan sendiri, bila pasien ditemukan suspect atau gejala adanya Kanker Servic, maka pasien akan segera dirujuk ke Puskesmas Sindang Jaya ataupun ke Puskesmas Kelapa Dua, dua puskesmas yang sudah memiliki alat penanganan Kanker Servic secara lebih memadai.

“Namun begitu, bila pasien meminta dirujuk ke rumah sakit, kita akan memberikan surat rujukannya,” papar Bidan Hj Iis Sumiati S.Sit.

Sementara Kepala Puskesmas Cikupa, Drg H Taris Syahrul Alam, mengucapkan terima-kasih kepada semua WUS yang sudah memeriksakan IVA-nya ke puskesmas. “Program ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 dengan tujuan untuk melakukan pencegahan sejak dini Kanker Servic bagi WUS.”

Dituturkan pemeriksaan dini sangat penting, karena bila diketahui terjangkit kanker dini sejak awal, akan lebih mudah diobati.