Program Pembangunan Jamban Sehat Terus Bergulir di Sukawali

PAKUHAJI – Warga Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, bersyukur kembali mendapatkan bantuan stimulan pembangunan jamban sehat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Dengan penambahan jamban sehat ini semakin memperbanyak sarana sanitasi berbasis lingkungan yang dimiliki masyarakat.  
Kedua bantuan pembangunan sarana sanitasi tersebut, saat ini tengah dikerjakan dengan sistem filter permanen. Pelaksana pembangunannya adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Mitra Karya Abadi.
Kepala Puskesmas Sukawali, dr Hj Linda Fatmawati, Senin (2/7/2018), mengatakan program pembangunan jamban sehat ini sebagai upaya membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat, di antaranya agar mereka mau melaksanakan program Stop Buang Air Besar Sembarangan.
Alhamdulillah dari stimulan dinkes tersebut, paparnya, disambut pula 3 pembangunan jamban sehat atas swadaya warga, sehingga ada 5 unit jamban sehat yang dibangun di tahun ini.
Adapun jamban sehat itu dibangun dengan menggunakan dua buah septic-tank yang berfungsi seperti filter sehingga dapat menyaring kotoran dengan air. Dengan adanya filter tersebut diharapkan air buangannya tidak mencemari lingkungan.
Ditambahkan dr Jayadi, Pemegang Program Kesehatan Lingkungan (Kesling) Puskesmas Sukawali, program pembangunan jamban sehat melalui KSM Mitra Karya Abadi terus dilakukan di 6 desa wilayah kerja Puskesmas Sukawali yaitu Desa Kramat, Desa Surya Bahari, Desa Sukawali, Desa Kalibaru, Desa Kohod, dan Desa Buaran Mangga.
“Sejauh ini rata-rata 15 unit jamban sehat terbangun di tiap-tiap desa melalui program arisan jamban oleh KSM tersebut. Pernah juga KSM ini mendapatkan bantuan dana dari salah satu bank swasta dengan membangun sedikitnya 100 unit jamban sehat,” tambahnya.
Diinformasikan Puskesmas Sukawali terus bekerja optimal mewujudkan masyarakat ODF (Open Defecation Free) atau bebas buang air besar sembarangan. Mengingat pentingnya akses sanitasi karena sanitasi yang tidak layak menjadi faktor penyebab penularan berbagai penyakit seperti diare, kolera, disentri, hepatitis A, tifus, polio dan terhambatnya pertumbuhan pada balita.