Dinkes Bertekad Tingkatkan Kesehatan & Kebahagian Lansia

TIGARAKSA – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr Desiriana Dinardianti MARS menyatakan jajaran dinasnya bersama Pemkab Tangerang akan terus berupaya meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan para lansia.
Hal ini disampaikan dr Desiariana Dinardianti MARS saat Perayaan Hari Lansia Nasional di Tigaraksa, Kamis (28/6/2019). Diakui jumlah lansia di Kabupaten Tangerang terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Ini membuat pemerintah dituntut untuk dapat memberikan perhatian khusus pada kelompok lanjut usia,” katanya.
Untuk dapat mewujudkan kesejahteraan para lansia, pemerintah telah menerbitkan UU No 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia. UU ini praktis menjadi landasan hukum yang kuat dan merupakan arah untuk memprogram berbagai kebijakan menuju lansia yang sejahtera.
“Tentunya untuk dapat mewujudkan lansia yang sehat tidaklah mudah, karena memerlukan kerja-sama semua pihak, baik lansia itu sendiri, keluarganya, masyarakat, pemerintah, organisasi dan kelompok pemerhati lanjut usia serta profesi kesehatan,” ungkap dr Desiriana Dinardianti MARS.
Hal ini, disebabkan karena di usia lanjut biasanya akan timbul berbagai masalah, semisal gangguan mental, perubahan ekonomi keluarga akibat berkurangnya pendapatan, masalah sosial, dan penyakit lainnya.
“Persoalan inilah yang harus kita perhatikan dengan rajin mengajak mereka beraktifitas kembali,” ajak dr Desiriana Dinardianti MARS.
 
PERAYAAN MERIAH
Sementara perayaan Hari Lansia Nasional dengan tema “Lansia Sejahtera, Masyarakat Berbahagia” yang penyelenggaraannya dilaksanakan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang berlangsung meriah.
Di antaranya kegiatan Senam Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan di Lapangan Maulana Yudha Negara, Lomba Yel-Yel Lansia Puskesmas di Gedung Serba Guna Tigaraksa, Seminar Lansia Sejahtera, dan acara lainnya.
Panitia menyebutkan penyelenggaraan berragam kegiatan ini sebagai salah-satu bentuk apresiasi terhadap Hari Lanjut Usia Nasional. Tujuannya untuk dapat meningkatkan kesadaran para lansia dan generasi penerus keluarga dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kesejahteraan lansia dan menjadikan lansia sebagai sarana promotor penggerak perubahan mental di keluarganya masing-masing.