Dinkes, POM & Polisi Tertibkan Tempat Produksi Kosmetik

CISAUK – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama Penyidik Balai POM Serang dan Polres Tangerang Selatan menggelar operasi penertiban produksi kosmetik di Kampung Kedokan, RT 05/RW 02 Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk.
Dalam operasi digelar Kamis (24/5/2018) petugas gabungan mendatangi lokasi produksi kosmetik itu. Petugas pun berhasil menyita bahan produksi Sabun Pepaya, Widya Temulawak, Kiboters Soap dan beberapa bahan produksi lainnya.
Sebanyak 18 karyawan dan pemilik tempat usaha itu yang berada di lokasi pun langsung diperiksa.
Muji Harja S.Farm.Apt, Kepala Seksi Farmasi dan Pengawasan Keamanan Pangan pada Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menjelaskan sesuai perundang-undangan usaha memproduksi barang kosmetik harus dilengkapi perizinan dengan sejumlah persyaratannya.
Berdasarkan Undang Undang Kesehatan No 36 Tahun 2009, pada pasal 197, setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar limaratus juta rupiah).
Berdasarkan undang-undang tersebut, maka si pemilik tempat usaha ini sudah melakukan pelanggaran perizinannya, terlebih produksi yang dihasilkannya menggunakan bahan farmasi tanpa ada izin edar sehingga membahayakan kesehatan secara mutu maupun kemananan kesehatan penggunanya.
Sebab itu, perlu dilakukan pemeriksaan oleh Balai POM Serang untuk memperoleh data bahaya-tidaknya produksi kosmetik ini. “Bila nanti hasilnya mengandung bahan berbahaya, bisa saja dikenakan sanksi yang lebih berat,” Muji Harja S.Farm.Apt.
Namun semua itu, pungkasnya, diserahkan sepenuhnya kepada yang berwenang untuk mengambil tindakan lebih lanjut.