Ditemukan Tahu Berformalin, Pacar Cina Berpewarna Tekstil

TIGARAKSA –  Mencegah penjualan makanan mengandung bahan berbahaya saat Ramadhan,  BPOM Banten bersama Dinkes Kabupaten Tangerang dan Diperindag Kabupaten Tangerang menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional dan supermarket di Pasar Curug dan Giant Citra Raya Cikupa.
Sidak yang dilaksanakan Kamis (17/5/2018) di antaranya mendatangi ke Pasar Curug. Di pasar ini, petugas gabungan mendapatkan makanan mengandung bahan pengawet jenis Formalin pada Tahu dan Rodhamin-B atau pewarna tekstil pada Pacar Cina.
Pedagang kedua jenis makanan itupun ditegur dan diperintahkan untuk tak lagi menjualnya bagi masyarakat. Pedagang yang kaget disidak  menyatakan siap memenuhi perintah petugas gabungan.
Lalu, petugas pun mengambil 34 sampel makanan di Pasar Curug untuk diteliti. Hasilnya, dari 34 sampel 5 jenis makanan positif mengandung bahan pengawet dan pewarna tekstil yang berbahaya bila dikonsumsi tubuh.
Kelima jenis makanan itu terdiri 2 jenis Tahu mengandung Formalin, 2 jenis Pacar Cina mengandung Pewarna Tekstil, dan Sagu Mutiara mengandung Pewarna Tekstil.
Sementara sidak di Supermarket Giant Citra Raya di Cikupa, petugas gabungan tak menemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya.
 
TARIK MAKANAN
Komarudin, Pjs Bupati Tangerang yang mendapat laporan hasil sidak,  menyatakan pihaknya akan meminta instansi terkait untuk menarik makanan yang mengandung bahan berbahaya dari pasaran.
“Kami juga siap memberikan pemahaman kepada para pedagang dan siap menyosialisasikan pencegahan makanan mengandung bahan  berbahaya kepada masyarakat luas,” paparnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Desiriana Dinardianti MARS, menambahkan produk makanan yang mengandung pewarna sintesis Rodhamin-B dan Formalin jika dikonsumsi dalam jangka panjang, sangat membahayakan kesehatan tubuh. “Di antaranya bisa menimbulkan kanker.”
Pencegahan ini penting, kata Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, untuk menjaga kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak yang memiliki masa depan yang masih panjang.