Ratna Asih Nominasi Petugas Puskesmas Teladan Banten

PAGEDANGAN – Menyuguhan makalah berjudul “Starategi Tenaga Medis Dalam Pelayanan Kesehatan Tradisional Sebagai Upaya Terwujudnya Paradigma Sehat di Era BPJS, Petugas Puskesmas Pagedangan dr Ratna Asih Sri Rahayu M.Si dinominasi menjadi Petugas Puskesmas Teladan Provinsi Banten.
Wanita Pemegang Program Haji, Trakom, TB-BP Umum dan Penanggung Jawab Poned di Puskesmas Pagedangan, Senin (23/4/2018), mengikuti wawancara yang digelar Tim Verifikasi Lomba Petugas Puksesmas Teladan Banten dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Tim yang datang didampingi Tim Pembimbing dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melakukan penilaian di Puskesmas Pagedangan bagi dr Ratna Asih Sri Rahayu M.Si yang memang sebelumnya telah mengirimkan makalah dan mempresentasikan makalahnya di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Tim verifikasi pun mewawancarai dirinya, termasuk mengumpulkan data administrasi dr Ratna Asih Sri Rahayu M.Si yang berkaitan dengan kegiatannya selaku petugas puskesmas.
Dalam wawancara, dr Ratna Asih Sri Rahayu M.Si menjelaskan tujuan dirinya memprogram kegiatan sesuai makalah sebenarnya untuk mengajak masyarakat memanfaatkan lahan-lahan kosong yang ada di lingkungan mereka menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Program itu, paparnya, berkolerasi dengan adanya program Asuhan Mandiri dan Akupresure dari Kemenkes RI yang memang sangat berguna.
“Untuk itu kami mencoba mengajak masyarakat melakukan penanaman pohon obat yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan diri dan keluarganya …” kata dr Ratna Asih Sri Rahayu M.Si
Namun kini setelah terlihat hasilnya yang baik, banyak warga binaan di Perumahan Bumi Puspitek Asri di RW 04 Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, tertarik memanfaatkan lahan kosong untuk dipakai menanam tanaman obat yang hasilnya lalu dimanfaatkan untuk membuat jamu, minuman segar, rempeyek, dan kue bolu.
“Untuk pembuatan jamu, kami memberi pembinaan dengan mendatangkan pembimbingnya dari litbangkes. Selain itu, para kader pun kita bina untuk mempelajari akupresure,” tambah dr Ratna Asih Sri Rahayu M.Si.
Selanjutnya, sesuai makalah yang disajikan, Petugas Puskesmas Pagedangan inipun berrencana mengembangkan lebih jauh budaya menanam tanaman toga di wilayah Pagedangan dengan pemanfaatannya yang baik ini, dengan siap membantu memasarkannya di outlet-outlet.
“Saat ini kami sedang mengajukan permohonan untuk dibuatkan saung kuliner khusus makanan dan minuman hasil toga. Nantinya bila ada tamu dari luar daerah yang ingin mencicipi makanan dan minuman khas Pagedangan bisa berkunjung ke saung tersebut,” ungkapnya.
Adapun jenis makanan yang akan dijadikan makanan khas Pagedangan, di antaranya, Rempeyek Daun Sirih, Rempeyek Daun Mengkudu, Bolu Rosela, dan Telur Asin Rempah.