Puskesmas Tigaraksa Sosialisasi Deteksi Dini PTM

TIGARAKSA – Puskesmas Tigaraksa menggelar Sosialisasi Deteksi Dini Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi para kader kesehatan, anggota dan pengurus PKK,  Binamas-Babinsa, dan tokoh masyarakat se Kecamatan Tigaraksa.
Camat Tigaraksa H Yayat R yang membuka acara di Aula Gedung Puskesmas Tigaraksa, akhir Maret 2018, menyampaikan pesan agar para peserta dapat terus melakukan pembinaan kesehatan masyarakat dengan mengajak mereka mau memeriksakan kesehatannya secara rutin ke posbindu atau puskesmas. 
Termasuk pemeriksaan dini resiko terjangkit penyakit tidak menular (PTM). Hal ini, ungkap camat, sangat penting agar kesehatan masyarakat selalu terjaga, yang pada gilirannya akan mampu mempertahankan produktifitas masyarakat.
Sementara drg Hj Eko Hartati MARS, Kepala Puskesmas Tigaraksa, mengutarakan kegiatan ini diberikan sebagai bagian dari pembinaan kesehatan masyarakat sekaligus pelatihan tata-cara pemberian pelayanan pemeriksaan PTM di posbindu-posbindu.
Dalam pelayanan di posbindu, dipaparkan, dibuka 5 meja dengan masing-masing meja dilayani kader kesehatan terlatih yang siap memberikan pelayanan.
Terinci: Meja 1 memberikan pelayanan registrasi; Meja 2 melakukan wawancara keluhan pasien; Meja 3 melakukan pengukuran tinggi dan berat badan; Meja 4 melakukan  pengukuran tensi, pemeriksaan gula darah, dan kolestrol; Meja 5 indentifikasi, konseling dan edukasi.
Puskesmas Tigaraksa sendiri, kata drg Hj Eko Hartati MARS, sudah melakukan pembinaan kepada 30 kader kesehatan. Mereka kini dapat diandalkan untuk melakukan pelayanan di posbindu-posbundu yang ada di wilayah Kelurahan  Tigaraksa, di wilayah Desa Bantar Panjang, dan di wilayah Desa Tapos.
Direncanakan di tahun ini, puskesmas akan melakukan pembinaan sekaligus membuka pelayanan di 2 wilayah desa lainnya, yaitu di Desa Margasari dan di Desa Sodong.
Sementara pembinaan dan pembukaan posbindu PTM di Desa Cileles dan Desa Kedaung akan dilakukan selanjutnya.