Para JCH Kini Diwajibkan Ikuti Pelatihan Kebugaran

TIGARAKSA –  Jemaah calon Haji (JCH) Kabupaten Tangerang kini selain diwajibkan mengikuti tes kesehatan, juga diwajibkan mengikuti pelatihan kebugaran selama beberapa bulan sebelum keberangkatan.
Tujuannya agar para JCH dapat menjaga dan meningkatkan kinerja jantung, paru-paru, dan otot, sebagai bekal kebugaran mereka saat berada di tanah suci untuk menunaikan ibadah haji.
Harus diketahui bahwa pelaksanaan ibadah haji merupakan ibadah fisik. Sebab itu, para JCH harus dapat menjaga stamina mereka agar tetap bugar melalui pelatihan kebugaran yang dilaksanakan, yang selanjutnya diakhiri dengan mengikuti tes kebugaran.
Sri Indriastuti SKM MKes, Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga pada Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Rabu (14/3/2018), mengutarakan pelatihan kebugaran yang dilaksanakan sendiri menggunakan Metoda Jalan Rockportpart.
Yaitu metoda yang biasa dipakai untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler seseorang saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobik.
Dalam tes ini, setiap JCH baik laki-laki maupun perempuan diminta berjalan secepat mungkin (sesuai dengan kesanggupannya) sejauh 1,6 km. Selanjutnya diukur waktu tempuhnya.
Dalam level pedoman yang sudah disiapkan, nanti dapat dilihat tingkat kebugaran masing-masing JCH berada di level yang mana, apakah terkategori baik, sedang, cukup atau kurang, papar Sri Indriastuti SKM Mkes.
Namun demikian, tes kebugaran tidak bisa dilakukan bagi JCH memiliki riwayat penyakit jantung, penyakit persendian tulang, dan penyakit–penyakit tertentu yang memang tidak dibolehkan mengikuti tes kebugaran.
Untuk tahun ini, jumlah JCH Kabupaten Tangerang tercatat sebanyak 2.400 orang. Terkait itu, maka panitia tes kebugaran JCH akan menjaring sebanyak-banyak JCH. Disyukuri bila semua bisa mengikuti pelatihan yang berguna bagi JCH sendiri saat beribadah haji.
Pelaksanaan pelatihan kebugaran sendiri sudah berlangsung sejak akhir Pebuari sampai akhir Maret 2018, yang pelaksanaannya tersebar di wilayah Kabupaten Tangerang. Di antaranya di wilayah Kecamatan Balaraja, di Lapangangan Yudha Tigaraksa, di wilayah Kecamatan Curug, di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, dan di wilayah Kecamatan Kresek.