Posyandu-posyandu Mulai Lakukan Imunisasi Difteri Tahap II

TIGARAKSA – Pelaksanaan Imunisasi Difteri Tahap II di posyandu-posyandu sudah mulai dilaksanakan di seluruh wilayah. Namun begitu, pelaksanaan imunisasi di sekolah-sekolah masih melakukan Imunisasi Difteri Tahap I terkait adanya kendala libur sekolah.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi MARS, Jumat (12/1/2018), menginformasikan pelaksanaan Imunisasi Difteri pada Tahap I sampai 6 Januari telah mencapai 797.333 ataumencapai 67,67%.
“Diharapkan setelah sekolah-sekolah kembali memasuki masa belajar, target bisa mencapai seratus persen,” katanya.
Dijelaskan pemberian vaksin tahap I bertujuan membangkitkan daya-tahan tubuh anak-anak terhadap kuman, sementara tahap II memperkuat daya-tahan tubuh, yang lalu dituntaskan kekuatan daya-tahan tubuhnya dengan pemberian vaksin di tahap III.
Bila melaksanakan pemberian vaksin hanya satu kali, semisal khawatir anak demam dan lain-lain alasan, maka vaksin yang diberikan tidak akan memberi dampak daya-tahan tubuh anak yang baik, tentunya akan mudah terserang bakteri.
Bahkan bila terserang Difteri akan lebih sulit untuk mendapatkan pengobatannya, karena Bakteri Difteri hanya dapat dicegah dengan melakukan imunisasi lengkap, papar dr Hendra Tarmizi MARS.
Sebenarnya Penyakit Difteri pun bisa menyerang orang dewasa yang belum divaksin lengkap. Sebab itu sebaiknya para orang dewasa juga harus mendapatkan vaksin anti Difteri untuk kekebalan tubuhnya dari bakteri Difteri.
Namun karena pemerintah baru bisa menggratiskan pemberian vaksin sampai batasan usia 18 tahun, maka selebihnya masyarakat bisa melakukannya sendiri ke rumah sakit atau klinik dengan anggaran sendiri.