Puskemas Rajeg Bina Pelajar Cegah Terjerumus Obat-obatan Terlarang

RAJEG – Setelah Puskesmas Jayanti, kini Puskesmas Rajeg menggelar pembinaan kepada para pelajar SMA-SMK su wilayah kerjanya, salah-satunya pembinaan di SMK Yaspih agar mereka tak terjerumus  pada penggunaan obat-obat terlarang.
Petugas puskesmas didampingi jajaran Tramtib Kecamatan Rajeg, Polsek Rajeg, dan KNPI menggelar acara ini di lingkungan sekolah itu, belum lama ini.
Pri Helga Ismiati SKM MKM, Kepala Puskesmas Rajeg, menjelaskan penyalahgunaan obat-obat terlarang di kalangan pelajar dan remaja memang belakangan ini mengkhawatirkan skala nasional.
“Oleh karena itu kami bersama jajaran terkait bekerja-sama untuk melakukan pencegahan dan pembinaannya. Diharapkan pembinaan dadakan ini dapat mencegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan obat-obatan terlarang,” katanya.
Selain pembinaan, Puskesmas Rajeg pun telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang bahaya menggunakan obat-obat terlarang serta efek kerugian dari penggunaan obat-obatan terlarang.
Bidan Komariah, pemegang program kegiatan pembinaan Puskesmas Rajeg, mengakui pihak puskesmas pun telah membentuk tim pengawasan yang terdiri dari guru dan pelajar.
Tujuannya untuk membantu melakukan pengawasan dan pencegahan pelajar menggunakan obat-obatan terlarang.