Dilaunching Kesepakatan Calon Pengantin Wajib Urus Surat Kesehatan

TANGERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menlaunching Pelayanan Kesehatan Calon Pengantin Terintegrasi sebagai wujud kepedulian terciptanya kesehatan keluarga sejak dini.
Lounching dibarengi penandatangan Perjanjian Kerjasama Pemkab Tangerang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang berlangsung di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jumat (8/12/2017).
Penandatangannya dilakukan Bupati H Ahmed Zaki, Kepala  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang H Nawawi M.Si, dan Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang dr Hj Desiriana Dinardianti MARS.
Kegiatan digelar untuk memeriahkan Hari Kesehatan Nasional Ke-53 Tingkat Kabupaten Tangerang ini dihadiri sedikitnya 350 Kader PKK, Pengurus Posyandu, Pengurus BKMT, Pengurus KNPI dan pengurus ormas-ormas.
Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Dinkes Kabupaten Tangerang, Hj Dwi Harti Nugraheni SKM MKM, mengutarakan dengan komitmen ini maka kini dinas kesehatan tidak lagi sendiri dalam berupaya mengangkat derajat kesehatan masyarakat. Kini kesehatan pasangan calon pengantin yang akan menikah akan terkontrol sebagai awal mula membentuk keluarga bahagia dan sehat.
Dalam kesepakatan kerja-sama ini, diwajibkan setiap calon pengantin harus melakukan pemeriksaan kesehatan dirinya masing-masing terlebih dahulu ke pusat layanan kesehatan masyarakat. Pasangan calon pengantin yang tidak menyertai surat keterangan pemeriksaan kesehatan, maka proses pernikahannya belum bisa diproses.
 
LIBATKAN ORMAS
Selain kesepakatan kerja-sama di atas, acara di Pendopo Kabupaten Tangerang pun menggelar Seminar Sehari tentang Gaya Hidup Sehat dan Gizi Untuk Calon Pengantin yang disampaikan Doktor © Rita Ramayulis, DCN M.Kes.
Dijelaskan kandungan gizi dan kesehatan tubuh yang baik yang dimiliki pasangan calon pengantin sangat diperlukan demi tercapainya keluarga yang sehat dan keturunan yang berkualitas.
Ini sangat terkait dengan kesehatan organ reproduksi, kesehatan janin, potensi genetik dan perubahan resiko metabolic, DM, Hipertensi, Penyakit Jantung, kesehatan pembuluh darah, d.l.l. Sehingga adanya kewajiban pasangan calon mengurus surat kesehatan sebelum menikah sangat bernilai positif.
Pada acara ini digelar kesepakatan meningkatkan derajat kesehatan dan pemberdayaan masayarakat yang melibatkan Dinkes Kabupaten Tangerang, TP PKK Kabupaten Tangerang, KNPI Kabupaten Tangerang, MUI Kabupaten Tangerang, Muslimat NU Kabupaten Tangerang, PD BKMT Kabupaten Tangerang, FSPP Kabupaten Tangerang dan Forum Kader Posyandu Sehat Sejahtera.
Praktis dengan adanya komitmen ini maka ormas-ormas di Kabupaten Tangerang yang dilibatkan dalam turut-serta mengontrol kesehatan masyarakat