Pelajar Aliyah Al Muhtadi Ikuti LDKS Cegah Narkoba & Seks Bebas

LEGOK – Sedikitnya 100 pelajar Aliyah Al Muhtadi di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bermaterikan Pencegahan Bahaya Narkoba (Narkotika dan Obat-Obat Terlarang) serta Seks Bebas.

Kegiatan yang dilaksanakan Jumat (20/10/2017) berlangsung atas kerja-sama Puskesmas Bojongkamal dengan Yayasan Al Muhtadi yang digelar di lingkungan sekolah itu.

Kepala Puskesmas Bojongkamal, dr Riris, dalam penyampaian materinya, mengingatkan para pelajar jangan sampai terjerumus menggunakan narkoba karena hanya merugikan diri sendiri dan merusak masa depan.

Ini perlu diingatkan, paparnya, karena akhir-akhir ini sering terdengar dan terlihat para remaja dan pelajar terjerumus dalam pergaulan negatif menggunakan narkoba meskipun karena ketidak-tahuan mereka, ingin coba-coba, dan terlampau bebas bergaul.

“Biasanya, berawal dari rasa bangga mengisap rokok di tempat-tempat terbuka, lalu diajak teman mencoba mengisap rokok dengan rasa tembakau yang berbeda dan diberi obat yang membuat hilang kesadaran diri,” ungkap dr Riris.

Disebabkan sembunyi-sembunyi lalu ketagihan, akhirnya sampai ketergantungan. Tragisnya, pada saat merasa ingin menggunakan (sakau) dan tidak memiliki barangnya atau uang untuk membeli, maka demi mendapatkan barang terlarang itu mereka akan menghalal segala cara.

Akhirnya menipu, mencuri, merampas maupun merampok akan dilakukannya. “Kondisi ini salah-satu akibat yang dapat merusak masa depan mereka.

JAUHI SEKS BEBAS

Para pelajar pun diingatkan untuk menjauhkan diri dari pergaulan bebas yang bisa saja menjurus pada kehidupan seks bebas. Bila sudah kebablasan pergaulan bebasnya mereka tidak lagi mengenal arti dosa, apalagi kesehatan.

“Mereka dipengaruhi rasa nafsu yang tinggi sehingga mau melakukan seks, baik dengan pasangannya, bukan pasangannya, maupun sesama jenis, yang juga akan berikabat putusnya kecerahan masa depan,” papar dr Riris

Saat melakukan hubungan seks di masa subur maka akan terjadi kehamilan di luar nikah. Tentunya ini akan membuat dirinya merasa malu, begitu juga orangtua dan keluarga pun malu.

Melakukan aborsi, berarti akan melakukan pembunuhan janin. Selain itu, bisa juga berakibat fatal kepada ibu si janin.

Bahkan seks bebas pun bisa menyebabkan penyakit AIDS mengingat virus HIV bisa menjangkit melalui hubungan seks dengan pasangan yang telah terjangkit HIV.

Ditambahkan dr Riris, jelas sudah narkoba dan seks bebas adalah perbuatan tercela yang merusak diri dan masa depan. Diharapkan dengan pengenalan LDKS ini para pelajar dapat menjaga teguh keimanannya sehingga bisa terhindar dari masalah di atas, demi masa depan yang cerah.