Guru PAUD dan Guru TK Dilatih Isi Format SDIDTK Anak Didik

TIGARAKSA – Puskesmas Tigaraksa memberi tutorial Pengisian Format Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) kepada guru PAUD dan TK se-Wilayah Kerja Puskesmas Tigaraksa.

Tutorial ini diberikan dalam kegiatan pelatihan bagi 50 guru PAUD dan TK yang dilaksanakan di Aula Puskesmas Tigaraksa, Jumat (20/10/2017).

Kepala Puskesmas Tigaraksa, drg Hj Eko Hartati MARS, menuturkan kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman kepada para guru PAUD dan guru TK agar mereka bisa memperhatikan tumbuh-kembang muridnya di setiap hari dengan mengisi format yang diberikan.

“Dengan cara ini, mereka akan mudah melihat bila ada kelainan dalam tumbuh-kembang anak didiknya dan bisa segera membawanya ke puskesmas agar bisa segera ditangani secara dini,” paparnya.

Hal ini perlu dilakukan mengingat anak usia murid PAUD dan murid TK rentan terkena penyakit. Walau kelihatannya sehat namun belum tentu kebal terhadap serangan penyakit berbahaya.

Diharapkan para guru pun dalam keseharian tugas mengajarnya bisa menyarankan para orangtua murid agar mereka rutin mengimunisasi anak-anaknya secara lengkap.

“Imunisasi adalah perlindungan yang paling ampuh untuk mencegah beberapa penyakit berbahaya. Imunisasi pun akan merangsang kekebalan tubuh anak sehingga dapat terlindung dari beberapa penyakit berbahaya,” ungkap drg Hj Eko Hartati MARS.

Perlu diwaspadai pula oleh para guru yang juga merangkap tutor untuk mengenal tanda-tanda gizi buruk. Misalnya peserta didik menderita sakit dalam waktu lama, di antaranya diare, campak, TBC, dan batuk-pilek. Ini perlu diwaspadai karena pada dasarnya penyakit ini lahir karena si anak kurang mendapatkan asupan gizi yang seimbang.

Bila menemukan tanda-tanda gizi buruk, maka bisa segera membawa anak didiknya untuk dirujuk ke puskesmas. Sebab bila tidak segera ditangani intensif, bisa mengakibatkan si anak menjadi kurang cerdas, berat-badannya turun, rentan terserang penyakit, bahkan bisa menyebabkan kematian.

“Untuk itu sangat diharapkan para guru bisa benar-benar memperhatikan tumbuh-kembang anak didiknya agar para generasi mendatang menjadi anak yang cerdas dan bisa dibanggakan,” pungkas drg Hj Eko Hartati MARS.