Tingkatkan Layanan 40 PONED, Dinkes Gelar Evaluasi PONED

TANGERANG – Meningkatkan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di 40 puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan PONED di Ballroom Hotel Narita, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (18/10/2017).

Kabid Kesehatan Keluarga pada Dinkes Kabupaten Tangerang, dr Ni Wayan Manik Kusmayoni, mengatakan dalam evaluasi terhadap pelaksanaan program PONED di 40 Puskesmas yang ada di Kabupaten Tangerang, secara umum tercipta peningkatan pelayanannya.

“Terjadi peningkatan pada persalinan umum di puskesmas PONED, penanganan komplikasi dalam persalinan telah mampu dilaksanakan, serta adanya peningkatan rujukan melalui SIJARIEMAS hingga 510 rujukan per bulan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan program PONED ini, papar dr Manik – sapaan akrab dr Ni Wayan Manik Kusmayoni, bukan berarti tanpa hambatan atau permasalahan. Sebab itu, evaluasi diperlukan untuk peningkatan kualitas pelayanan ke masa depan.

Untuk itu dalam kegiatan evaluasi ini dihadirkan narasumber dr Eddy Toynbee, SpOG dari RSU Kabupaten Tangerang yang membawakan materi terkait maternal dan dr Arif, SpA dari RSU Kabupaten Tangerang dengan materi terkait neonatus.

Tercatat hingga saat ini dari 44 Puskesmas yang ada di Kabupaten Tangerang, 40 di antaranya telah mampu menyediakan layanan PONED. Sementara untuk 4 Puskesmas sisanya akan menyusul mampu memberi layanan PONED di tahun 2018.

Ditambahkan dr Manik, ke depan para petugas puskesmas diharapkan mulai menerapkan program KB pasca salin. “Selama ini kami terus berupaya melakukan program penyelamatan ibu melahirkan dan bayi baru lahir, namun ke depan akan lebih baik lagi jika kita mampu melakukan pencegahan kehamilan.”

Program KB pasca salin sudah dapat dilakukan sejak 48 jam setelah pasien melahirkan baik IUD, implan, atau KB steril (tubektomi). “Dan itu gratis ditanggung BPJS Kesehatan, karena kami sudah melakukan koordinasi dengan BPJS Kesehatan,” kata dr Manik.

Diinformasikan dalam kegiatan evaluasi tersebut diberikan pula apresiasi berupa piala dan uang pembinaan kepada 3 Puskesmas terbaik yang telah mampu melaksanakan PONED dengan baik. Ketiganya yaitu Juara I Puskesmas Caringin, Juara II Puskesmas Kutabumi, dan Juara III Puskesmas Teluk Naga.

“Semua Puskesmas PONED telah dievaluasi dan dinilai langsung oleh tim penilai dan menghasilkan tiga puskesmas tersebut menjadi juaranya. Hal ini dilakukan sebagai motivasi bagi para penyelenggara PONED agar semakin baik memberikan pelayanan,” pungkas dr Manik.