Cegah HIV/AIDS, Puskesmas Rajeg-BMG Gelar Mobile Visit

RAJEG – Mencegah penularan Penyakit HIV/AIDS di wilayah kerjanya, para Petugas Puskesmas Rajeg bekerjasama Yayasan Bina Muda Gemilang (BMG) menggelar Mobile Visite (Rapid Tes HIV) di wilayah Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Sasaran dari kegiatan yang dilakukan pekan ini memeriksa kesehatan sasaran Laki Seks Laki (LSL) dan Wanita Pasangan Seks (WPS). Tujuannya sendiri untuk melakukan penjaringan Penyakit HIV AIDS.

Adapun penentuan wilayah sasaran berdasarkan hasil Hot Spot Daerah yang lokasinya dititik-curigai oleh Yayasan BMG.

Namun dari pemeriksaan 37 orang terperiksa, hasilnya nihil, semuanya negatif, tidak ada yang terindikasi penyakit tersebut.

Pri Helga Ismiati SKM MKM, Kepala Puskesmas Rajeg, Senin (16/10/2017), berharap kegiatan mobile visit ini bisa terus dilakukan ke setiap desa agar penjaringan untuk pencegahan HIV/AIDS bisa benar-benar tercapai.

“Bahkan kalau bisa jangan kepada beberapa orang saja pemeriksaannya, tetapi kepada semua yang ada di wilayah sasaran, terutama kalangan remaja,” paparnya.

Dikhawatirkan kenakalan remaja yang ada saat ini, yang terindikasi ada yang suka mengkonsumsi barang-barang terlarang, bisa terjangkiti penyakit mematikan itu.  “Untuk itu kami sangat mendukung program penjaringan langsung ke wilayah-wilayah.”

Diakui sejumlah remaja belakangan ini dikabarkan mulai mencoba memakai zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi-sintetis, untuk penurunan kesadaran yang ketergantungan, akhirnya mulai memakai jarum suntik yang dapat menimbulkan resiko tinggi penularan penyakit HIV/AIDS dan Hepatitis.

“Sebab itu, kita harus bersama-sama menjaga anak dan generasi muda di lingkungan agar tak terjerat kondisi itu. Untuk itu pula mari bantu dan dukung kami dalam melakukan kegiatan penjaringan ini,” ungkap Pri Helga Ismiati.

Pri Helga Ismiati akhirnya mengharapkan para orangtua dan warga bisa proaktif menyampaikan informasi kepada petugas bila ada warga yang terindikasi terkena penyakit ini. Dengan lebih dini ditangani akan mampu mencegah penularan kepada orang lain.