Meriahkan HUT RI, Digelar IVA Tes Bagi Ratusan Wanita

TIGARAKSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerja-sama BPJS Cabang Tangerang dalam memeriahkan HUT ke-71 RI menggelar Safari IVA Tes yaitu tes mendeteksi dini penyakit kanker leher rahim (kanker serviks) kepada ratusan wanita di 10 puskesmas selama 3 hari, 9-11 Agustus 2016.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan terkait pencegahan terjangkit kanker leher rahim atau kanker serviks dan melakukan deteksi dini penyakit itu. Deteksi dininya sendiri dapat dilakukan melalui Papsmear atau IVA (Inspeksi Visual Asam) Tes.

Sesuai agenda kerja dalam Jadual Kegiatan Pemeriksaan IVA Tes yang diterbitkan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, kegiatan pemeriksaan IVA Tes dilaksanakan di 10 puskesmas, s.b.b: Pertama, pada tanggal 9 Agustus digelar IVA Tes di Puskesmas Sindang Jaya sebagai pencanangan deteksi dini pemeriksaan kanker leher rahim yang diresmikan Ibu Wakil Bupati adapun pemeriksaannya 43 orang IVA test dan 26 orang papsmear, selanjutnya  Puskesmas Kresek, dan Puskesmas Jalan Emas.

Kedua, Tanggal 10 Agustus digelar IVA Tes di Puskesmas Cisoka, Puskesmas Pagedangan, dan Puskesmas Pasirnangka. Ketiga, Tanggal 11 Agustus digelar IVA Tes di Puskesmas Sepatan, Puskesmas Curug, Puskesmas Mauk dan Puskesmas Balaraja.

Target kedatangan kaum wanita yang akan memeriksakan IVA Tes di masing-masing puskesmas sebanyak 50 wanita.

Pelaksanaan kegiatan ini sendiri sebagai upaya memberi layanan kesehatan kepada kaum wanita agar tak terkena kanker serviks dengan mengikuti deteksi dininya. Berdasar telaah di wilayah Kabupaten Tangerang masih ada sejumlah wanita yang terkena penyakit kanker serviks.

Lebih memprihatinkan lagi, para penderita itu enggan memeriksakan kondisinya karena malu, kurangnya pengetahuan tentang penyakit kanker serviks, takut menerima kenyataan hasil pemeriksaan yang dihadapi, takut sakit pada saat pemeriksaan, dan kurang mendapat dorongan dari suami.

Padahal penyakit ini bila dibiarkan bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan ini sebagai pemberian pemahaman dan pencegahan terjangkit kanker serviks kepada kaum wanita di wilayahnya.

Untuk suksesnya kegiatan, sebelum pelaksanaan kegiatan para bidan desa, petugas puskesmas, dan kader posyandu, melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengikuti IVA Tes, khususnya bagi wanita yang memiliki gejala terkena kanker serviks.

 

Deteksi IVA Tes

Deteksi dini kanker leher rahim memakai IVA Tes sebagai alternatif melakukan memeriksa daerah yang tidak bisa dijangkau oleh Papsmear. IVA Tes dilakukan dengan cara mengolesi leher rahim dengan asam asetat yang diencerkan untuk melihat tanda-tanda lesi prakanker (tahapan sel-sel berubah menjadi sel-sel buruk yang berpotensi menjadi kanker).

Hasilnya sendiri bisa dilihat langsung saat itu juga, sehingga dapat diambil keputusan cepat mengenai penatalaksanaannya.

Selain mudah dan terjangkau, IVA Tes juga memiliki akurasi yang sangat tinggi (90%) dalam mendeteksi lesi atau luka prakanker. Namun, IVA harus dikerjakan oleh dokter atau bidan yang sudah mendapat training.